Bahasa Dayak Ngaju 40 Tahun Kemudian


Banyak cara yang dapat dilakukan untuk melestarikan bahasa daerah, di antaranya dengan menerbitkan buku. Cara inilah yang dilakukan oleh Anthony Nyahu dalam bukunya Ayo Belajar Bahasa Dayak Ngaju. Dari judul buku sudah dapat diketahui ajakan untuk belajar bahasa Dayak.
Kebhinnekaan Indonesia yang terdiri dari ratusan dan ribuan sub-suku bangsa, membuat bahasa yang digunakan pun beragam. Masing-masing daerah memiliki bahasa sendiri. Bahkan sering terjadi, malah hanya dalam satu daerah yang secara geografis tidak begitu luas dan besar, bahasa yang digunaka justru sangat banyak. Namun demikian, tidak semua bahasa popular secara nasional, bahkan sudah mulai ditinggalkan penggunanya dengan berbagai alasan.

Bahasa daerah tertentu sering tidak mampu membendung pengaruh bahasa nasional atau yang datang dari wilayah lain. Sebaliknya, pengaruh bahasa daerah ke dalam bahasa nasional juga berlangsung. Berbagai kata dalam bahasa Indonesia berasal dari bahasa daerah yang diserap. Hanya pengaruh itu didominasi oleh bahasa-bahasa “besar” seperti Jawa dan Sunda, atau bahasa Banjar, Bugis, dan Minang dalam bahasa tertentu (Abdullah, 2006:95).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s